Menggunakan SmartGit dengan BitBucket (1)


Dalam pengembangan aplikasi open source atau kolaborasi dalam tim, Git seringkali merupakan VCS (Versioning Control System) pilihan. Terkait dengan pilihan layanan VCS online, memang GitHub merupakan pilihan utama. Namun, karena beberapa restriksi yang diterapkan oleh GitHub, beberapa tim pengembang yang akan mengembangkan aplikasi bukan open source cenderung memilih BitBucket sebagai layanan VCS Online.

Git merupakan aplikasi yang digunakan melalui console. Hal ini mengakibatkan Git sulit untuk dipelajari, terutama bagi kawan-kawan yang sudah familiar dengan penggunaan visual pada Windows. Masalah ini dijawab oleh SmartGit, dengan menyediakan suatu aplikasi visual untuk menjembatani penggunaan Git pada Windows.

Mengingat sifat SmartGit yang hanya menjembatani penggunaan Git dengan bantuan visual, aplikasi Git inti tetap diperlukan. Dengan demikian, untuk menggunakan SmartGit, berikut adalah hal-hal yang perlu dipersiapkan:

  1. Git (http://git-scm.com/download/win)
  2. SmartGit (http://www.syntevo.com/smartgit/download)
  3. Java Runtime Environment (http://www.oracle.com/technetwork/java/javase/downloads/jre7-downloads-1880261.html)
  4. Akun BitBucket (https://bitbucket.org). Lakukan pendaftaran sebelum tahapan-tahapan berikut dilakukan.

Catatan: Java Runtime Environment (JRE) merupakan persyaratan yang dibutuhkan oleh SmartGit. Pada halaman unduh yang diberikan, terdapat dua pilihan yakni SmartGit + JRE & SmartGit saja. Dalam tulisan ini versi SmartGit tanpa JRE yang akan digunakan.

Instalasi Git

Instalasi Git pada dasarnya mudah dan tinggal mengikuti opsi yang diberikan. Dalam hal ini, opsi standar yang ada sudah cukup baik bagi mayoritas orang.

image image   image image image image image image

Konfigurasi Git

Seperti yang telah dikatakan di atas, salah satu fungsi Git adalah untuk kolaborasi dalam Tim. Untuk ini, Git memerlukan identitas berupa Nama dan Email untuk menandai siapa yang melakukan manipulasi pada projek yang dikerjakan bersama.

  1. Buka Git Bash melalui Start Menu
    image
  2. Ketikkan perintah berikut untuk menentukan nama & email
    $ git config –global user.name "Blue Spy" $ git config –global user.email bluespy@expressthisout.com

    image

  3. Gunakan perintah ssh-keygen untuk membuat sertifikat ssh yang akan digunakan untuk koneksi ke bitbucket. Catat lokasi pembuatan sertifikat yang digunakan (dalam contoh di bawah: C/Users/Blue Spy/.ssh/id_rsa, yang berarti C:\Users\Blue Spy\.ssh\id_rsa). Ingat juga passphrase yang digunakan. Passphrase disini berfungsi untuk melindungi sertifikat yang dihasilkan sehingga dapat berbeda dengan password akun BitBucket yang digunakan.image

Konfigurasi SSH BitBucket

Agar dapat mengakses BitBucket dengan bantuan SmartGit, sertifikat SSH yang telah dibuat pada tahap sebelumnya harus didaftarkan pada akun BitBucket yang dimiliki.

  1. Login pada halaman utama Bitbucket (https://bitbucket.org). Pada pojok kanan atas, klik pada foto profil, kemudian pilih Manage Account.image
  2. Pilih SSH pada halaman selanjutnya.

    image

  3. Pilih Add Keys

    image

  4. Buka file .pub yang dihasilkan oleh perintah ssh-keygen pada tahap sebelumnya, dan salin keseluruhan isinya (ctrl+a, ctrl+c)

    image

  5. Isi yang telah disalin tadi, dimasukkan ke field key, dari kelanjutan tahap pada no 3 sebelumnya. Untuk label dapat diisi dengan bebas, namun disarankan agar dapat memberikan pelabelan dengan nama [user]@[nama komputer]. Hal ini lebih baik karena SSH key ini hanya berlaku untuk user tertentu pada komputer tertentu saja.image

Instalasi SmartGit

Instalasi SmartGit juga pada dasarnya mudah dan tinggal mengikuti sesuai tahapan yang ada. Instalasi SmartGit diawali dengan instalasi JRE kemudian dilanjutkan dengan instalasi SmartGit.

Instalasi JRE

image image image image

Instalasi SmartGit

image image image image image image

Menggunakan SmartGit

Setelah instalasi Git, dan SmartGit selesai, aplikasi SmartGit sudah dapat digunakan.

  1. Pada saat aplikasi pertama kali dibuka, yakinkan untuk memilih yang lisensi non-commercial. Hal ini untuk menjamin agar SmartGit dapat digunakan seterusnya. Jika memang menggunakan SmartGit selain untuk kebutuhan pribadi, disarankan agar dapat membeli lisensinya terlebih dahulu.

    image

      image

  2. Lanjutkan dengan pilihan standar hingga berada pada halaman hosting providers. Pada halaman ini, pilih bitbucket kemudian sertakan nama pengguna dan password yang digunakan untuk mengakses BitBucket. Lanjutkan dengan memilih Next.image
  3. Selanjutnya, buat suatu Master Password. Master Password ini digunakan untuk melindungi semua data sensitif seperti nama pengguna dan password yang disimpan pada tahap sebelumnya. Password ini bisa sama dengan password yang digunakan pada BitBucket, namun disarankan agar menggunakan password yang berbeda.

    image

  4. Jika diminta untuk verifikasi alamat, pilih Accept.image
  5. Lanjutkan tahapan berikutnya dengan opsi standar hingga menemui Finish.

    image

Sampai tahap ini, SmartGit sudah dapat digunakan.

Untuk melengkapi ilustrasi penggunaan, pada tahapan selanjutnya akan berlaku asumsi berikut:

  • Source code aplikasi yang akan dikerjakan bersama sudah tersedia
  • Pada bitbucket masih belum tersedia halaman khusus untuk project tersebut

Dengan asumsi tersebut, maka yang pertama kali akan dilakukan adalah membuat halaman khusus project tersebut pada BitBucket:

  1. Pada halaman utama BitBucket, pilih Create yang terletak pada bagian atas halaman.image
  2. Lengkapi data sesuai dengan aplikasi yang dibuat. Akhiri dengan menekan Create Repositoryimage
  3. Catat url pada halaman selanjutnya. Url ini akan digunakan dalam menghubungkan source code yang digunakan dengan BitBucket, melalui SmartGit. (eg: https://bitbucket.org/bluespy/test-project)SNAGHTML135b6f4f
  4. Pada SmartGit, pilih Add an existing local or create a new repository

    image

  5. Pilih folder project yang digunakan, dan lanjutkan dengan memilih OK.

    image

  6. Berhubung ini adalah project yang pertama kali dimasukkan ke dalam Git, maka akan muncul pilihan Initialize. Jika sebelumnya pernah dimasukkan ke dalam Git, maka dialog ini tidak akan muncul. Tekan Initialize untuk melanjutkan.

    image

  7. Untuk menghubungkan dengan bitbucket (atau server git lainnya), pilih menu Remote-Addimage
  8. Pada URL or Path, isikan dengan url yang didapatkan pada BitBucket (langkah no 3). Lanjutkan dengan menekan Add.image
  9. Autentikasi dengan username dan password akun bitbucket, dan lanjutkan dengan memilih Addimage

image

Setelah tahap tersebut selesai dan muncul sukses pada output, maka SmartGit telah dapat digunakan dengan BitBucket untuk semua operasi standar Git (Push, Pull, Commit, Merge, etc).

Mengenai penggunaan lebih lanjut, terutama mengenai operasi Git akan dilanjutkan pada bagian 2 artikel ini.

One thought on “Menggunakan SmartGit dengan BitBucket (1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s