Menuju Indonesia yang lebih baik


Blog ini sudah lumayan tua umurnya, tapi dasar karena malas bikin tulisan, jumlah tulisan yang ada memang belum sebanding dengan usianya. Walaupun demikian, blog ini kini telah mendapatkan lebih dari 5000 pengunjung, dan akhirnya saya merasa ‘bolehlah’ kalau sedikit berbangga atas prestasi pas-pasan tersebut. Toh, walaupun tulisan pada blog ini masih sedikit, semuanya masih murni karya sendiri kok.Wow. Kalau dihitung secara statistik, dengan total post sebanyak 33 dan view sebanyak 5000, maka bisa dikatakan dengan jelas bahwa satu post rata-rata mendapatkan perhatian setidaknya 1600 kali hingga saat ini. Angka ini cukup banyak mengingat blog ini tidak pernah dipromosikan secara khusus, bahkan prinsip-prinsip SEO pun tidak banyak digunakan pada blog ini. Karena itu, saya pun menjadi penasaran dan akhirnya membuka statistik detail blog.

Ternyata, memang sesuai dugaan, asal pengunjung tidak terlalu variatif, paling banyak di Indonesia (jelas). Selain itu, link ke blog ini sudah tersebar di beberapa tempat di dunia maya, diantaranya ialah kaskus dan topix.net. Menuruti rasa penasaran yang ada, saya coba untuk memeriksa kedua lokasi tersebut, artikel mana sih yang menjadi perhatian pada kedua forum yang cukup terkenal tersebut.

Pada kaskus, saya menemukan tulisan yang diminati ialah yang membahas tentang manifesto hacker. Ketika itu telah saya terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia (walaupun masih belum layak disebut sebagai terjemahan sempurna) dan melakukan post dengan alasan sangat menghormati prinsip-prinsip yang mereka gunakan. Walaupun thread tersebut tidak menjadi trending topic, tapi setidaknya blog ini mendapatkan sedikit perhatian oleh kaskuser Indonesia.🙂

Lanjut pada forum kedua, ketika topix.net akan saya buka, berbagai macam pikiran berlomba dan membentuk berbagai praduga. Pasalnya, topix.net merupakan satu forum terkemuka yang saya tahu akibat insiden yang kurang baik. Saya yakin masih banyak orang yang ingat insiden ketika Malaysia dan Indonesia melakukan saling hujat menghujat. Topix.net ini merupakan salah satu forum yang digemari untuk menjadi ajang perang kata-kata tersebut.

Begitu situs terbuka, ternyata praduga yang sempat muncul terbukti juga. Situs tersebut sedang membicarakan Indonesia dengan kurang baik, dalam hal ini tentang keadaan Bandara Soekarno-Hatta yang disamakan dengan keadaan stasiun bus di Malaysia.

Memang pada blog ini telah saya post satu foto yang memperlihatkan keadaan kurang baik dari Bandara Soekarno-Hatta. Ketika saya post foto tersebut, niat yang ada hanyalah untuk memperlihatkan betapa keadaan di Indonesia masih begitu timpang dan butuh banyak perbaikan. Tak disangka, ada orang lain yang justru memanfaatkan foto tersebut untuk menjelek-jelekkan Indonesia.

Saya pun ‘sedikit’ merasa bersalah karena membantu dalam menjelek-jelekkan Indonesia. Tapi setelah saya pikir-pikir, memang pernyataan mereka (mungkin) tidak salah, dan memang harus diakui juga bahwa keadaan Bandara Internasional utama kita memang sudah tidak bisa dibanggakan. Jika memang sudah demikian, adalah sangat wajar ketika Indonesia, sebagai salah satu negara yang paling berkuasa di Asia, mendapatkan hinaan seperti yang demikian. Rasanya salah kalau kita harus bereaksi negatif dan pada akhirnya mencari-cari kejelekan negara yang melecehkan negara kita tersebut. Tidakkah lebih baik kalau justru hal-hal tersebut kita anggap sebagai kritikan yang membangun dan cambuk untuk terus mengembangkan negara Indonesia?

Ya, rasanya memang seperti itulah seharusnya kita bersikap. Kata-kata yang terkesan menjelek-jelekkan pun sebenarnya memiliki sisi positif yang bisa diambil manfaatnya. Setelah kita tahu bahwa ia memiliki manfaat, tinggal kita mencari tahu apa yang sebaiknya dilakukan untuk mendapatkan manfaat tersebut. Toh, pada akhirnya, jika kita masih punya tenaga dan waktu untuk saling menghina, kenapa tidak kita gunakan tenaga dan waktu tersebut untuk memperbaiki keadaan negara kita ini.

One thought on “Menuju Indonesia yang lebih baik

  1. blogmu memang bagus walau rada sepi postingan…
    btw, sudah jadi kebiasaanya masyarakat indonesia untuk merindukan jaman dulu yang pernah dimaki-maki.
    oleh karena itu, bangunan tua menjamur dimana-mana…
    jadi maklum saja…😆

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s