Instalasi Windows 8 Developer Preview pada virtual


image

Sejak minggu kedua Windows 8 Developer Preview tersedia untuk download, mentahannya sudah tersimpan dalam hard disk, namun baru kemarin baru berhasil mencobanya. Lho, kenapa? Masalah waktu? Bukan, bukan masalah waktu. Dengan alasan ingin menguji coba tanpa mau menggunakanya secara permanen, akhirnya diputuskan untuk menggunakan virtualisasi. Dan ketika itu, aplikasi yang sudah tersedia dalam notebook tercinta hanyalah VMware versi 7.5.

Langsung saja, dengan menggunakan konfigurasi yang telah ada sebelumnya, dilakukanlah booting pada file ISO yang telah didownload, tidak sampai semenit kemudian, muncullah error. Dan keinginan untuk mencoba pun padam. Haha..

Kesalahan pertama: Langsung menyerah pada kegagalan pertama.

Seminggu berikut, ketika sedang mengamati isi dari jendela Windows Explorer, terlihatlah betapa sesaknya dunia dalam harddisk yang ada dalam notebook pegangan. Mulailah melihat-lihat, data apa yang sudah saatnya dihapus atau dipindahkan ke media eksternal, dan ketika itulah teringat bahwa Windows 8 yang menghabiskan space 4 gb di hdd masih belum dicoba. Okay, semangat kembali muncul dan ketika mencoba kali ini, error pun masih muncul. Namun, kali ini saya menyempatkan diri untuk memperhatikan error yang muncul. Error yang muncul merupakan sejenis notifikasi bahwa hardware yang digunakan tidak mendukung. Tanpa melakukan penjelasan lebih lanjut, langsung disimpulkan bahwa Windows Host saya sebagai penyebab kegagalan. Windows 8 yang ingin saya install merupakan windows dengan basis 64 bit, sedangkan windows yang saya gunakan sebagai host masih berbasis 32 bit. Sepintas, itu terlihat sebagai jawaban yang memuaskan, dan cukup untuk membuat saya berhenti mencoba (lagi).

Kesalahan kedua: Menyimpulkan tanpa informasi pendukung.

Beberapa hari kemudian, ketika terdampar pada ruangan yang punya akses internet lumayan lancar, semangat ingin mencoba Windows 8 kembali menyala. Mengingat masalah yang sempat muncul dalam usaha terakhir, langsung saja saya mendownload Windows 8 yang berbasis 32 bit. Sejam kemudian, downloadan selesai dan ternyata (eh ternyata) semangat ingin mencoba sudah hilang kembali (lol). Akhirnya, hasil download masih tersimpan rapi di folder download yang berantakan.

Di akhir minggu berikutnya, kembali terpicu oleh hard disk yang penuh sesak, saya kembali mencoba melakukan booting untuk windows 8. Tentu saja kali ini saya mencoba dengan menggunakan yang berbasis 32 bit. Dan semenit kemudian, saya bernafas lega. Akhirnya tuliisan Windows 8 Developer Preview muncul dengan manisnya (baca: kepuasan atas keberhasilan walaupun tulisannya sangat-sangat biasa). Tak sampai 10 detik kemudian muncul error yang berbeda. Langsung saja, tanpa melihat error yang muncul, VMware saya matikan.

Kesalahan ketiga: Menyerah begitu muncul masalah lagi.

Setelah usaha yang terakhir gagal, selama 3 minggu penuh, niat untuk mencoba Windows tersebut tidak pernah muncul kembali dan iso tersebut hanya menjadi sampah yang menambah kepadatan populasi biner dalam hard disk. Niat untuk mencoba kembali menyala ketika saya membaca artikel yang menceritakan betapa abadinya berbagai versi windows. Bahkan, dalam artikel tersebut disebutkan bahwa ternyata di dunia Windows XP ke atas ini masih ada yang menggunakan Windows 3.1 dan bahkan MS DOS. Sungguh luar biasa.

Semangat mencoba kembali muncul, dan kali ini (akhirnya), saya melakukan sesuatu yang biasa saya lakukan dan sudah seharusnya dilakukan sejak awal, yaitu bertanya pada om google. Dan ternyata, pada link pertama saya langsung menemukan jawaban atas masalah yang ada, VMware versi 7.5 belum support untuk menjalankan Windows 8. Doh. Akhirnya, saya melakukan download pada VMware versi terbaru, yakni VMware versi 8 dan menunggu hingga download selesai.

Kesalahan keempat: Tidak bertanya pada om google. Haha

Kali ini, setelah download selesai, saya langsung melakukan instalasi untuk VMware veri 8 tersebut dan setengah jam kemudian saya langsung memulai instalasi Windows 8. Setengah jam berikutnya saya tersenyum sebal. Hanya karena masalah sepele, saya baru berhasil menginstall Windows 8 setelah satu bulan lamanya. Bandingkan dengan waktu instalasi Windows 7 yang versi rilisnya hanya membutuhkan waktu 11 menit dalam instalasi.

Kesimpulan: Hanya mengulang kesimpulan yang sudah umum, jangan ragu (atau malas) bertanya pada om google.

Akhir cerita, saya berhasil melakukan instalasi Windows 8 dan sekaligus berhasil mengalahkan rekor waktu instalasi aplikasi yang paling lama (bahkan mungkin dalam sejarah?). Setelah dipikir-pikir, waktu sebenarnya untuk instalasi tidak lebih dari sejam, tapi akhinya membutuhkan waktu lebih dari sebulan. Untuk pertama kalinya, kepuasan mencoba sekian lama dan pada akhirnya berhasil tidak terasa manis. Smile

Bagi kawan-kawan yang lain yang ingin juga mencoba Windows 8 Developer Preview dengan menggunakan VMware, bisa download VMware 8 versi beta yang tersedia secara gratis pada situs resminya. Lalu, cara instalasinya bagaimana? Silakan tanya pada om google. :peace:

2 thoughts on “Instalasi Windows 8 Developer Preview pada virtual

    • Saat sudah rilis kemungkinan besar bisa asal platformnya sama. Misal Windows 7 versi x86 upgrade ke Windows 8 versi x86.
      saat ini Windows 8 bahkan belum masuk tahap beta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s